SmansakaNews, Dalam upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan warga sekolah, SMAN 1 Kamal resmi memulai program bank sampah yang berfokus pada pengumpulan botol plastik. Program ini mulai dijalankan pekan ini dan melibatkan seluruh siswa, guru, serta staf tata usaha.
Kegiatan bank sampah ini dirancang sebagai langkah nyata dalam mengurangi limbah plastik di lingkungan sekolah sekaligus membangun budaya peduli lingkungan. Setiap kelas diarahkan untuk mengumpulkan botol plastik bekas yang nantinya akan disetorkan ke titik pengumpulan yang telah disediakan oleh pihak sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Moh. Suyanto, S.Pd., menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dini.
“Melalui program bank sampah ini, kami ingin membentuk karakter siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan. Hal sederhana seperti mengumpulkan botol plastik bisa menjadi kebiasaan baik jika dilakukan secara konsisten,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa hasil dari pengumpulan sampah plastik tersebut ke depannya dapat dikelola dan memiliki nilai ekonomis, sehingga memberikan manfaat tambahan bagi kegiatan sekolah.
Antusiasme warga sekolah terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Para siswa mulai aktif membawa botol plastik dari rumah maupun mengumpulkannya di lingkungan sekolah. Program ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari budaya positif di SMAN 1 Kamal.
Dengan adanya program bank sampah ini, SMAN 1 Kamal menunjukkan komitmennya dalam mendukung gerakan ramah lingkungan serta menciptakan generasi muda yang lebih sadar akan pentingnya menjaga kelestarian alam.
